Senin, 8 Mei 2017, 15:21

Seperti Apa Gerakan Nikah Sehat di Kota Selatan, Ini Beritanya

KOTA (kemenag.go.id) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kota Selatan, Jumat (05/05) menggelar kegiatan Gerakan Nikah Sehat. Bekerjasama dengan Puskesmas Limba B Kota Selatan dengan mengambil tempat di Ruang Klinik Nikah Sehat Puskesmas Limba B Kota Selatan. Sasarannya kali ini sama dengan kegiatan Kursus Calon Pengantin (Suscatin) yaitu pasangan yang akan melangsungkan pernikahan.

Hadir sebagai narasumber adalah dr. Leni Sofyan (Dokter Puskesmas Kota Selatan), Marwaty Rauf (Bidan Koordinator Kota Selatan), Olan Yusuf,S.St (Kabid Pembinaan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Gorontalo) dan H. Marton Abdurrahman,S.Ag.M.HI (Kepala KUA Kec. Kota Selatan).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Orientasi KIE Kesehatan Reproduksi Calon Pengantin Bagi Fasilitator yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Propinsi Gorontalo, beberapa waktu lalu, bertempat di Hotel Damhil Kota Gorontalo.

Gerakan Nikah Sehat ini merupakan inovasi dari kegiatan Suscatin yang rutin dilaksanakan setiap pendaftaran/pencatatan nikah di KUA oleh Calon Pengantin. Materi yang disampaikan berisi tentang bagaimana membentuk keluarga yang sehat secara jasmani dan rohani untuk menciptakan keluarga yang harmonis.

Nara sumber dari puskesmas menyampaikan cara menjaga hubungan suami istri yang sehat dari segi kesehatan, meliputi organ reproduksi, fitalitas tubuh, pemberian Imunisasi Tetanus Toxoid (TT) hingga asupan gizi yang baik bagi masing-masing pasangan.

Sementara itu materi yang disampaikan Kepala KUA Kec. Kota Selatan H. Marton Abdurrahman,S.Ag.M.HI menyangkut pembentukan keluarga yang sehat secara rohani dari sisi Agama Islam. Melalui pencerahan-pencerahan yang diberikan di dalam materi, pasangan catin yang hadir diajak untuk mengedepankan ajaran Islam dalam membina rumah tangga.

"Tujuan akhir dari Nikah Sehat yang diikuti oleh 10 pasangan ini adalah masing-masing nantinya bisa menjaga keharmonisan rumah tangganya tanpa ada yang berakhir dengan perceraian. Keluarga yang harmonis secara lahiriah dan batiniah merupakan awalan untuk membentuk keluarga yang Sakinah, Mawaddah dan Warahmah," urai Marton. (uq/wan)

Berita Lainnya
Selasa, 9 Mei 2017, 08:35

Masjid Al-Ittihad Wakili Kota Selatan Pada Penilaian Masjid Teladan

Senin, 8 Mei 2017, 07:42

Pastikan UN Berjalan Lancar, Ini Dilakukan Kakankemenag Gorut

Kamis, 27 April 2017, 22:41

Kakanwil Hadiri Khatam Raya Qur’an TPA-TPQ Se-Kab Gorontalo

Selasa, 25 April 2017, 08:24

UAMBN di MTsN 1 Gorut Dipantau Kabag TU

Kamis, 20 April 2017, 10:58

Raker Sebagai Momentum Meningkatkan Kinerja